Kisah Batu Cinta di Situ Patenggang Ciwidey

Hiburan —Selasa, 5 Oct 2021 10:15
    Bagikan  
Kisah Batu Cinta di Situ Patenggang Ciwidey
Kisah Batu Cinta di Situ Patenggang Ciwidey/Pinterest

CIWIDEY, MATAPANGANDARAN


Ciwidey merupakan salah satu desa di kabupaten bandung yang memiliki banyak destinasi wisata alam nan Asri.

Selain Kawah Putih yang sudah terkenal hingga ke Asia tenggara ada sebuah destinasi wisata lain yang juga tak kalah ramai di kunjungi banyak wisatawan lokal maupun dari luar kota.

Danau atau Situ Patenggang memang sangat nyaman untuk rekreasi bersama keluarga dan pasangan.
Susana sejuk dan asri yang memanjakan mata di tambah hamparan kebun teh dan sebuah batu prasasti yang bernama batu cinta juga kerap menambah kehangatan anda dan keluarga disana.

Namun bukan cuma itu di balik panorama alam nya yg asri ada sebuah Legenda yang turun temurun sering di bicarakan penduduk setempat, tentang Asal muasal Situ Patenggang.
Dan beberapa larangan yang harus di patuhi oleh anda jika berwisata kesana.


Baca juga: Kejar Target, Wali Kota Banjar Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi di Alun-Alun

Baca juga: HUT TNI ke-76, Wali Kota Banjar Ziarah Nasional ke TMP Kusuma Bangsa

Baca juga: Sungai yang Terdampak Bencana Alam Mulai di Perbaiki Oleh Dinas PUTRPRKP Pangandaran


Asal-Usul Situ Patenggang

situ Patenggang berasal dari bahasa Sunda, pateangan-teangan (saling mencari). Mengisahkan cinta Putra Prabu dan Putri titisan Dewi yang besar bersama alam, yaitu ki Santang dan Dewi Rengganis. Mereka berpisah untuk sekian lamanya. Karena cintanya yang begitu mendalam, mereka saling mencari dan akhirnya bertemu di sebuah tempat yang sampai sekarang dinamakan "Batu Cinta".

Dewi Rengganispun minta dibuatkan danau dan sebuah perahu untuk berlayar bersama. Perahu inilah yang sampai sekarang menjadi sebuah pulau yang berbentuk hati (Pulau Asmara /Pulau Sasaka). Menurut cerita ini, yang singgah di batu cinta dan mengelilingi pulau asmara, senantiasa mendapat cinta yang abadi seperti mereka.

Bukan cuma itu di situ patenggang juga terdapat Hutan Larangan dimana siapapun yang melanggar masuk ke dalam hutan itu di kabarkan jarang bisa kembali ke luar dari hutan tersebut dan hilang tanpa jejak.

Yang sampe sekarang masih menjadi misteri dan ada baiknya jika anda berkunjung kesana demi keselamatan ada baiknya selalu mengutamakan mematuhi aturan setempat.

Terlepas dari mitos itu, Situ Patenggang menjadi objek wisata yang layak dikunjungi. Wisata ke Situ Patenggang bisa sekalian mampir ke Kawah Putih atau mandi air panas di kolam pemandian yang berdiri di Kecamatan Rancabali tersebut.


SUMBER DEPOSTBATAM
Editor: Yudis
    Bagikan  

Berita Terkait