Status PPKM Turun ke Level II. Walkot Banjar Sarankan Pegadang Gunakan Aplikasi PeduliLindungi

Kesehatan —Rabu, 15 Sep 2021 03:12
    Bagikan  
Status PPKM Turun ke Level II. Walkot Banjar Sarankan Pegadang Gunakan Aplikasi PeduliLindungi
Status PPKM Turun ke Level II. Walkot Banjar Sarankan Pegadang Gunakan Aplikasi PeduliLindungi/Yuhendi

BANJAR, MATAPANGANDARAN

Kota Banjar, Jawa Barat kini menyandang status PPKM Level 2 yang sebelumnya berada di level 3. Menurunnya level PPKM tersebut berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor 42 tahun 2021 Tentang Level PPKM lantaran angka kasus Corona menurun.

Selain Kota Banjar, ada 11Kab/Kota lainnya di Provinsi Jawa Barat yang juga masuk ke PPKM Level 2. Namun, pada PPKM Level 2, Kota Banjar menerapkan bagi seluruh toko wajib memakai aplikasi PeduliLindungi.

Wali Kota Banjar Ade Uu Sukaesih mengatakan, aplikasi PeduliLindungi ini merupakan aplikasi tunggal untuk mendeteksi penyebaran wabah virus corona di ruang publik.

"Nantinya, baik karyawan maupun pengunjung toko melalui ponsel dapat mengidentifikasi orang yang pernah berada dalam jarak dekat dengan orang yang dinyatakan positif," ujarnya kepada wartawan dilansir dari POSTPANGANDARAN Selasa 14 September 2021.

Baca juga: Pelanggan PDAM Tirta Prabawa Mukti Keluhkan Macetnya Distribusi Air, Ternyata Ini Penyebabnya

Baca juga: Rumah Warga di Pangandaran Rusak Akibat Tertimpa Pohon Tumbang

Kata Ade, bagi yang ingin mendapatkan aplikasi tersebut, pemilik toko dapat mengunduhnya melalui aplikasi pengunduhan yang tersedia di ponsel seperti Google Play Store.

"Aplikasi PeduliLindungi ini wajib diterapkan di semua toko termasuk toko modern dan supermarket atau Mall," tegasnya.

Wali Kota dua periode ini juga menekankan kepada seluruh pihak agar tetap taat terhadap protokol kesehatan.

“Meski masuk level 2, kita jangan lengah dan tetap taat prokes agar Kota Banjar nantinya bisa kembali normal hingga ke level 1,” harapnya.

Sementara, salah seorang pemilik toko sembako Yudi mengaku, bahwa dirinya belum mengetahui aplikasi PeduliLindungi tersebut. Jadi dia berharap Satgas Penanganan Coroona gencar sosialisasikan aplikasi tersebut.

“Apapun program pemerintah akan didukung dan itu merupakan upaya untuk penanganan wabah virus corona, tidak ada salahnya aplikasi tersebut bisa diberitahu kepada kami dan bagaimana cara penggunaannya,” singkatnya. (Yuhendi)

Baca juga: Partai Amanat Nasional Bagikan Ribuan Paket Sembako di Kecamatan Lakbok dan Purwadadi Ciamis

Baca juga: Warga Pangandaran Berlomba Mengadopsi Bayi yang Ditemukan di Masjid


Editor: Riyan
    Bagikan  

Berita Terkait