Peralatan Milik PDAM Tirta Prabawa Mukti Pangandaran Keluaran Pabrik Tahun 1980

News —Kamis, 16 Sep 2021 01:36
    Bagikan  
Peralatan Milik PDAM Tirta Prabawa Mukti Pangandaran Keluaran Pabrik Tahun 1980
Peralatan Milik PDAM Tirta Prabawa Mukti Pangandaran Keluaran Pabrik Tahun 1980/Pinterest

PANGANDARAN, MATAPANGANDARAN

Peralatan yang ada di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Prabawa Mukti Pangandaran perlu penyegaran.

Hal tersebut disampaikan oleh Direktur PDAM Tirta Prabawa Mukti Pangandaran Agus Teguh mengatakan, kondisi peralatan untuk penunjang suplai air ke konsumen sudah berusia diatas 32 tahun.

"Kondisi tersebut berdampak pada distribusi air kepada konsumen yang sering mengalami kendala," ujar Agus dilansir dari laman POSTPANGANDARAN, Rabu 15 September 2021.

Agus menyebutkan, peralatan yang sekarang digunakan merupakan limpahan dari Kabupaten Ciamis atau PDAM Tirta Galuh.

"Untuk spek intek pompa sewage pump raw water atau pompa celup air baku ebara saja itu keluaran tahun 1980," terangnya.

Selain itu, sambung dia, spek distribusi sumbmersible pump grundfos dan centrifugal ebara juga sama keluaran tahun 1980.

"Kondisi tersebut akan berdampak pada distribusi dan intak tidak lancar," beber Agus.

Baca juga: Lagi, Seorang Warga Pangandaran Mengaku Ibu dari Bayi yang Ditemukan di Masjid

Baca juga: Rampung, Kegiatan BSMSS Kodim 0613 Ciamis di Kota Banjar Resmi Ditutup Wali Kota Ade Uu Sukaesih

Agus memaparkan, pompa yang sudah lama pakai serta kapasitas kecil tidak sesuai dengan jumlah di instalasi.

"Akibat keadaan peralatan yang sudah seharusnya diganti tetapi masih digunakan berdampak pada tidak optimalnya distribusi air ke konsumen," sebutnya.

Jadi, menurut dia, sudah seharusnya PDAM memberikan layanan terbaik untuk konsumen, salah satunya dengan lancarnya distribusi air ke pelanggan.

"Untuk meningkatkan pelayanan sebaiknya memang pompa intake dan pompa distribusi harus di ganti karena selain life time juga tentu kerja mesin sudah tidak optimal," sambungnya.

Pada kesempatan tersebut, Atas nama PDAM Tirta Prabawa Mukti Pangandaran Agus memohon maaf jika terjadi ketidaknyamanan yang dialami pelanggan.

"Untuk sementara kami hanya bisa memperbaiki, belum bisa mengganti peralatan yang baru yang akan bisa meningkatkan kualitas pelayanan kami kepda konsumen," tandasnya. (Deni)

Baca juga: Status PPKM Turun ke Level II. Walkot Banjar Sarankan Pegadang Gunakan Aplikasi PeduliLindungi

Baca juga: Pelanggan PDAM Tirta Prabawa Mukti Keluhkan Macetnya Distribusi Air, Ternyata Ini Penyebabnya

Sumber :POSTPANGANDARAN.COM

Editor: Riyan
    Bagikan  

Berita Terkait