Alat Berat di Dinas PUTRPRKP Pangandaran Sepi Penyewa, Retribusi Baru Tercapai 75 Persen

News —Senin, 4 Oct 2021 22:42
    Bagikan  
Alat Berat di Dinas PUTRPRKP Pangandaran Sepi Penyewa, Retribusi Baru Tercapai 75 Persen
Alat Berat di Dinas PUTRPRKP Pangandaran Sepi Penyewa, Retribusi Baru Tercapai 75 Persen/Deni

PANGANDARAN, MATAPANGANDARAN

Alat berat di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Peralatan Dan Laboratorium pada Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang Perumahan Rakyat Dan Kawasan Permukiman (DPUTRPRKP) Pangandaran sepi penyewa.

Kepala UPT Peralatan Dan Laboratorium di DPUTRPRKP Pangandaran Nanang Juhendi mengatakan, sepinya penyewa alat berat berpengaruh pada capaian retribusi di DPUTRPRKP tahun 2021.

Sepinya penyewa alat berat tersebut dampak dari beberapa kegiatan proyek di DPUTRPRKP banyak yang direfocusing untuk penanganan Corona.

"Tahun 2021 ini target retribusi di UPT Peralatan Dan Laboratorium DPUTRPRKP ditargetkan Rp75 juta," ujarnya kepada wartawan, Senin 04 Oktober 2021.

Sampai saat ini Oktober 2021, kata Nanang, target baru tercapai 75 persen dari hasil sewa alat berat dan laboratorium.

"Angka capaian masih 25 persen lagi, harapan kami bisa terealisasi pada akhir tahun," terangnya.

Pada target retribusi tahun 2020 untuk sewa alat berat dan laboratorium di DPUTRPRKP sebesar Rp.50 juta dan terealisasi 100 persen.

"Kenaikan target dari Rp50 juta ke Rp75 juta tersebut berdasarkan hasil capaian tahun sebelumnya, maka pada tahun berikutnya mengalami kenaikan," jelasnya.

Baca juga: Beginilah Kekompakan TNI-Polri di Banjar Gotong Royong Bangun Rumah Tidak Layak Huni

Baca juga: Wakil Wali Kota Bagikan Sertifikat Tanah Mandiri Bagi Pembudidaya Ikan

Nanang menerangkan, sumber retribusi dari sewa terdiri dari beberapa alat di antaranya, sewa mesin gilas, sewa loader, sewa exsavator dan laboratorium.

"DPUTRPRKP memiliki 3 unit mesin gilas, terdiri dari 1 unit kapasitas 4 ton pembelian tahun 2014 dan 2 unit kapasitas 6 ton pembelian tahun 2015," paparnya.

Harga sewa mesin gilas kapasitas 4 ton, kata dia, sebesar Rp 436.000 per hari sedangkan sewa mesin gilas kapasitas 6 ton Rp407.000 per hari.

"Kalau untuk loader yang dibeli pada tahun 2016 lalu itu disewakan dengan per jam Rp182.000," tutur Nanang.

Selain itu juga, sambung dia, bahwa DPUTRPRKP mempunyai 1 unit exsavator tahun pembelian 2020 dengan harga sewa Rp179.000 per jam. Selain retribusi dari sewa alat berat, DPUTRPRKP mempunyai retribusi dari jasa layanan Coredril pemeriksaan ketebalan jalan.

"Alat Coredril ada unit yang merupakan pembelian tahun 2014 dan tahun 2019, namun yang berfungsi hanya satu unit yang tahun pembelian 2019," bebernya.

Retribusi jasa layanan Coredil per satu sampel Rp30 ribu dengan rata-rata pengambilan sampel satu per 150 meter. (Deni)

Baca juga: BPBD Jabar Serahkan Ribuan Masker ke BPBD Kota Banjar yang Langsung Dibagikan Kepada Warga

Baca juga: Bupati Ciamis Jadi Inspektur Upacara Peringati Hari Kesaktian Pancasila

Editor: Riyan
    Bagikan  

Berita Terkait