Empat Pria di Tasikmalaya Tewas Usai Pesta Miras Oplosan, Tiga Korban Lainnya Masih Jalani Perawatan

News —Selasa, 5 Oct 2021 22:43
    Bagikan  
Empat Pria di Tasikmalaya Tewas Usai Pesta Miras Oplosan, Tiga Korban Lainnya Masih Jalani Perawatan
Empat Pria di Tasikmalaya Tewas Usai Pesta Miras Oplosan, Tiga Korban Lainnya Masih Jalani Perawatan/Ist

TASIKMALAYA, MATAPANGANDARAN

Sebanyak empat pemuda warga Kampung Cibangun Desa Tenjonagara, Kecamatan Cigalontang, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat meninggal dunia pasca pesta minuman keras (miras) oplosan bersama 15 orang lainya.

Dua orang korban tewas bernama Dani (22) dan Abdul Muhi (16) meninggal di rumahnya pada Senin 04 Oktober 2021. Sementara dua lainya meninggal dunia di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD SMC, Selasa 05 Oktober 2021. Korban bernama Pipin (25) dan Fahmi (22).

"Jadi benar ada yang meninggal dunia empat orang. Dua meninggal kemarin sementara dua lagi barusan meninggalnya." Kasat Narkoba Polres Tasikmalaya AKP Dedih Praja di Lokasi.

Dedih menyebutkan, korban yang dirawat adalah Erwin (30) pemuda asal Kampung Eureunmoyan Desa Nanggerang, Kecamatan Cigalontang, Andri (25), Kampung Cibangun Desa Tenjonegara  Kecamatan Cigalontang dan Jajang Irawan (18). 

"Yang masih dirawat ada tiga orang, kondisi mereka masih belum stabil." terangnya.


Menurut dia, para korban menggelar Pesta minuman keras oplosan bersama 11 warga lainya. Total yang pesta miras berjumlah 15 orang. Mereka menenggak campuran alkohol 92 persen ditambah obat dan minuman berenergi.

"Korban ini minum alkohol 92 persen ditambah obat dan minuman energi." tambahnya.

Baca juga: Jantung Pisang Santan Pedas, Makanan yang Mendunia, Inilah Cara Membuatnya

Baca juga: Pantai Serenting Lombok, Surganya Kecil Indonesia

Dedih menjelaskan kronologis kejadian, berdasarkan keterangan tokoh pemuda Cibangun Yaman pada Sabtu 02 Oktober 2021 sekira pukul 19.30 WIB di Kampung Cibangun Rt 09/04 Desa Tenjonegara Kecamatan Cigalontang, ada 15 orang berkumpul dan menkonsumsi obat Samcodin dan alkohol 92 persen serta dicampur minuman suplemen kuku bima.

Kemudian, pada Senin 04 Oktober 2021 para korban mengalami muntah-muntah, pusing,mual, perut melilit, dada panas, sesak napas serta buang air besar terus menerus dan penglihatan rabun.

"Jadi mereka pestanya malam minggu, terasa gejala keracunan mulai malam senin dan ada yang tewas sejak senin." tuturnya.

Dia menambahkan, Satnarkoba bersama Satreskrim Polres Tasikmalaya akan satu komando bekerja sama, dalam penyelidikan kasus miras oplosan tersebut.

"Kita cari tahu dari mana miras oplosan atau alkohol tersebut sumbernya, inisiatif siapa, yang mengajaknya dan dilakukan dimana para korban ini meminumnya," pungkasnya. (Deni)

Baca juga: Desa Trunyan, Tempat Wisata yang Angker di Bali

Baca juga: Salmon Mentai, Menu yang Cocok Untuk Sarapan, Inilah Cara Membuatnya!

Editor: Riyan
    Bagikan  

Berita Terkait