Warga Desa Pamotan Pangandaran Digegerkan Penemuan Mayat Bayi Perempuan di Sungai Citanduy

News —Minggu, 10 Oct 2021 22:37
    Bagikan  
Warga Desa Pamotan Pangandaran Digegerkan Penemuan Mayat Bayi Perempuan di Sungai Citanduy
Warga Desa Pamotan Pangandaran Digegerkan Penemuan Mayat Bayi Perempuan di Sungai Citanduy/Deni

PANGANDARAN, MATAPANGANDARAN

Warga Dusun Pamotan Rt 03/01 Desa Pamotan, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat digegerkan dengan adanya penemuan mayat bayi berjenis kelamin perempuan. Minggu 10 Oktober 2021.

Mayat bayi perempuan yang diperkirakan baru lahir 2 hari itu pertama kali ditemuka warga yang hendak memancing ikan di bantaran Sungai Citanduy.

Salah seorang warga setempat, Tjomi Suryadi mengaku bahwa dirinya diberi tahu oleh istrinya yang sedang olah raga bersepeda, katanya ada warga yang hendak memancing menemukan mayat bayi di pinggir sungai.

"Mendengar kabar itu, saya pun langsung ke lokasi untuk memastikan benar atau tidak adanya penemuan mayat bayi tersebut," ujarnya kepada wartawan dilokasi penemuan mayat bayi perempuan. Minggu 10 Oktober 2021 petang.

Baca juga: Banyak Nelayan Tidak Bawa Alat Komunikasi Saat Melaut, Begini Kata Tim SAR Baracuda Pangandaran

Baca juga: Sambut World Sight Day, Iropin CIBAPA dan Jaber Berikan Bantuan Ratusan Kacamata Pada Warga Banjar

Setelah sampai di lokasi, kata Tjomi, ternyata apa yang ditemukan warga itu benar mayat bayi dan bukan boneka. Saat ditemukan, mayat bayi dalam kondisi telungkup dan tali pusar atau ari-arinya pun masih ada.

"Setelah itu, saya pun bergegas mengamankannya dengan menggunakan galah agar tidak hanyut oleh air dan juga melaporkan penemuan mayat bayi ke Polsek Kalipucang," bebernya.

Kanit Reskrim Polsek Kalipucang Aiptu Casim menyebutkan, mayat bayi perempuan sementara ini di amankan ke Puskesmas Kalipucang sambil menunggu kedatangan tim INAFIS Polres Ciamis.

"Berdasarkan keterangan dari tim medis, hasil pemeriksaan terdapat luka pada tubuh bayi di bagian paha kaki kanan juga kepala bagian belakang dengan kulit atau daging yang terkelupas," singkatnya. (Deni)

Baca juga: Wali Kota Banjar Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi di 30 Titik

Baca juga: Demi Mencapai Target Herd Immunity Polres Banjar Kembali Gelar Vaksinasi DKM Bergerak

Editor: Riyan
    Bagikan  

Berita Terkait