Tidak Gunakan Baju Pelampung, Bocah 9 Tahun di Pangandaran Tewas Tenggelam di Objek Wisata Nusadanas

News —Minggu, 10 Oct 2021 23:06
    Bagikan  
Tidak Gunakan Baju Pelampung, Bocah 9 Tahun di Pangandaran Tewas Tenggelam di Objek Wisata Nusadanas
Tidak Gunakan Baju Pelampung, Bocah 9 Tahun di Pangandaran Tewas Tenggelam di Objek Wisata Nusadanas/Istimewa

PANGANDARAN, MATAPANGANDARAN

Seorang bocah berinisial DR (9) warga Dusun Sucen, Desa Cibenda, Kecamatan Parigi meninggal dunia di dalam kolam renang Nusadanas. Minggu 10 Oktober 2021 sekitar pukul 15.00 WIB.

Berdasarkan informasi, jasad korban pertamakali ditemukan oleh wisatawan lain yang sedang berenang. korban ditemukan di dasar kolam renang.

Petugas Lifeguard di objek wisata Kolam Renang tersebut, Saman (28) mengatakan, korban (DR) bersama orang tua dan tetangganya itu tiba ke objek wisata kolam renang sekira jam 13.30 WIB.

"Korban kemudian berenang tanpa menggunakan alat bantu berenang atau pelampung," ujarnya saat dihubungi MATAPANGANDARAN melalui sambungan telefon selulernya, Minggu 10 Oktober 2021 malam.

Sekitar pukul 15.00 WIB, kata dia, Saman mengaku mendapat informasi dari pengunjung lain bahwa ada yang tenggelam. Namun untuk kronologisnya tidak saksi mata ketika kejadian.

"Korban ditemukan oleh pengunjung sudah tenggelam di dasar kolam, kemudian korban angkat ke daratan. waktu itu denyut nadi korban masih ada, setelah 2 menit kemudian kroban menghembuskan nafas terakhirnya," tuturnya.

Baca juga: Warga Desa Pamotan Pangandaran Digegerkan Penemuan Mayat Bayi Perempuan di Sungai Citanduy

Baca juga: Banyak Nelayan Tidak Bawa Alat Komunikasi Saat Melaut, Begini Kata Tim SAR Baracuda Pangandaran

Sebelum kejadian, jelas Saman, bahwa korban ingin berenang dengan dilengkapi alat bantu renang yakni baju pelampung, namun baju pelampung harus disewa oleh pengunjung yang akan berenang.

"Sebetulnya korban ingin menggunakan pelampung sewaktu mau berenang, namun si ibu korban malah bilang dari pada sewa pelampung mending pulang, hingga akhirnya si korban berenang tanpa menggunakan pelampung," beber Saman.

Dihubungi terpisah, Kapolsek Parigi Iptu Ade Suherman membenarkan kejadian tersebut.

"Anggota sudah menuju ke TKP (Kolam Renang,red)," ucapnya.

Ade mengaku tidak tahu total kejadian tenggelam di objek wisata kolam renang Nusadanas.

"Saya tahunya kejadian yang tadi, karena saya baru bertugas disini," singkatnya. (Deni)

Baca juga: Sambut World Sight Day, Iropin CIBAPA dan Jaber Berikan Bantuan Ratusan Kacamata Pada Warga Banjar

Baca juga: Wali Kota Banjar Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi di 30 Titik

Editor: Riyan
    Bagikan  

Berita Terkait