Sambut Hari Santri, Puluhan Ponpes di Kota Banjar Gelar Lomba MQK

News —Selasa, 19 Oct 2021 01:22
    Bagikan  
Sambut Hari Santri, Puluhan Ponpes di Kota Banjar Gelar Lomba MQK
Sambut Hari Santri, Puluhan Ponpes di Kota Banjar Gelar Lomba MQK/Foto: Yuhendi

BANJAR, MATAPANGANDARAN

Puluhan santri dari 37 Pondok Pesantren se-Kota Banjar berlomba untuk menjadi yang terbaik dalam kegiatan Musabaqah Qiroatil Kutub (MQK) tingkat Kota Banjar tahun 2021.

Lomba yang dibuka oleh Wali Kota Banjar Ade Uu Sukaesih itu berlangsung di Pondok Pesantren Fathurohman Desa Binangun, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar, Jawa Barat. Senin 18 Oktober 2021.

Kompetisi Membaca Kitab Kuning ini dilaksanakan selama satu hari dengan diikuti oleh tiga Ketegori yang melombakan Bidang Ilmu Fikih, Ilmu Alat (Nahwu) serta Ilmu Ahlaq.

Ketua Forum Pondok Pesantren Kota Banjar Badar Ismail, menuturkan, kompetisi ini dilaksanakan untuk mencari perwakilan terbaik untuk bertanding di ajang MQK tingkat Provinsi Jawa Barat yang rencananya akan digelar Minggu ke empat Bulan November.

"Kegiatan ini dalam rangka untuk menyambut hari santri nasional tahun 2021. Sejak hari santri ditetapkan oleh pemerintah sebagai hari nasional, Kota Banjar selalu memperingatinya setiap tanggal 22 Oktober," ungkapnya.

Baca juga: Desa Binangun Baru 60 Persen Angka Capaian Vaksinasi, Pemkot Banjar Lakukan Ini

Baca juga: Peringatan Maulid Nabi Muhammad, Baznas Kota Banjar Launching Penyaluran ZIS Semester 2 Tahun 2021

Kompetisi membaca kitab ini pun disambut baik Wali Kota Banjar yang berharap kegiatan ini selain untuk mengasah kemampuan para santri dalam membaca kitab kuning sekaligus untuk menjaga mata rantai keilmuan tentang Islam.

“Melestarikan kitab kuning berarti menjaga mata rantai keilmuan Islam. Memutuskan mata rantai ini, sama artinya membuang sebagian sejarah inteletual umat. Saya dulu pernah menyesal tidak mendalami kitab kuning, untuk itu saya sangat mengapresiasi para santri yang tekun mempelajari kitab Kuning,” ucap Ade.

Ade memaparkan, keberadaan pesantren sangat penting sebagai sarana untuk meningkatkan SDM di Kota Banjar, Khususnya ilmu agama. Kegiatan Musabaqah Qira’atil Kutub (MQK) merupakan sarana yang efektif membentuk generasi islam yang berakhlak serta berkarakter.

"Lewat kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan motivasi untuk membaca, mempelajari dan mengkaji kitab kuning oleh santriwan dan santriwati sehingga terwujud generasi muda yang berakhlak mulia, cerdas, kompetitif, cakap, kreatif dan bertanggungjawab," pungkasnya. (Yuhendi)

Baca juga: Wakil Wali Kota Hadiri Konferensi PAC IPNU-IPPNU Kecamatan Langensari

Baca juga: PN Kelas II Kota Banjar Bersama BNNK Ciamis Gelar Sosialisasi dan Test Urine Pegawai

Editor: Riyan
    Bagikan  

Berita Terkait