Keep Growing, Moms!

Pendidikan —Rabu, 17 Nov 2021 13:18
    Bagikan  
Keep Growing, Moms!
Keep Growing, Moms! - pinterest

MATAPANGANDARAN- Siapa yang pernah merasa bosan dengan pekerjaan sebagai ibu? Rasanya ingin rehat sejenak dari aktivitas yang “melelahkan” dan terkadang membuat kita berusaha keras memanjangkan sumbu sabar ini. Ya, tidak dipungkiri bahwa berjibaku melayani kebutuhan suami, anak serta mengurus tetek-bengek pekerjaan rumah memang menguras tenaga dan emosi seorang ibu.

Tidak heran jika banyak ibu yang overload dengan aneka pekerjaan domestik, tidak mempunyai asisten rumah tangga, “direpotkan” dengan anak yang masih kecil-kecil dan belum bisa mengurus diri mereka sendiri, serta tidak punya partner untuk berbagi keluh kesah bisa bertransformasi menjadi ibu yang mudah marah.

Saya pernah membaca, apabila seorang ibu tidak terpenuhi kebutuhan emosionalnya, tidak difasilitasi dalam mengungkapkan 20.000 kata dalam sehari, tidak ada sosok yang memperhatikan sisi-sisi kewanitaannya, maka akan terjadi dua kemungkinan.

Yang pertama, fisiknya sehat namun jiwanya sakit. Ibu ini menjadi hobi marah-marah, dan kepada siapa lagi para ibu ini melampiaskan kekesalan mereka? Tentu kepada anak-anak mereka. Kemudian yang kedua, ibu ini masih menjadi sosok yang lemah lembut serta mengayomi suami dan anak-anak, namun fisiknya begitu lemah dan mudah sakit.

Maka, agar tidak terjadi yang demikian, tidak bisa tidak seorang ibu harus berbahagia dengan peran yang dijalaninya. Seorang ibu harus waras, bagaimanapun kondisi yang sedang dihadapi.

Kalau ada yang bilang jadi ibu itu merubah segalanya, that’s right. Kita takkan pernah lagi sama setelah melahirkan buah hati pertama kita. Kita bukan lagi perempuan lajang yang bebas melenggang ke mana saja tanpa ada yang bisa mencari-cari, bukan lagi sosok yang bisa menghabiskan waktu hanya dengan marathon nonton sinetron atau membaca banyak buku favorit.

Ada banyak sosok yang membutuhkan dan bergantung penuh pada kita. Ada banyak orang yang harus kita perhatikan kebutuhannya dan kita bersamai sepenuh hati.

Namun, bukan berarti kita tidak boleh menjadi diri sendiri dan melakukan hal-hal untuk kebahagiaan diri sendiri. Maka dari itu, me-time menjadi sangat penting untuk menjaga kewarasan seorang ibu. Jangan dikira, me-time itu hanya bisa dengan berjam-jam meninggalkan anak di rumah sementara kita bebas bersenang-senang di luar rumah.

Baca juga: Ramalan Zodiak Hari Ini Rabu 17 November 2021, Cancer Perlu Waspada, Sagitarius Perselisihan

Me-time simpel seperti keramas dan luluran, membaca novel favorit, atau berkelana sejenak di sosial media saat anak sedang tidur atau asyik bermain, sudah cukup untuk mengembalikan kewarasan seorang ibu yang sebelumnya berjibaku penuh kepenatan.

Selain itu, kita juga harus terus menjadi seorang ibu pembelajar yang tidak henti menuntut ilmu di universitas kehidupan ini. Bukankah menuntut ilmu itu dari buaian hingga liang lahat? Sehingga salah besar jika kita setelah menjadi ibu lalu berhenti dari aktivitas yang bisa meng-upgrade diri.

Kajian keagamaan, seminar pengasuhan dan pendidikan anak, pelatihan aneka keterampilan yang mendukung aktivitas keibuan seperti menjahit, memasak, sampai yang berbasis hobi dan passion seperti menulis dan desain grafis patut pula kita coba.

Hal-hal yang demikian akan meningkatkan keberdayaan dan kebahagiaan kita sebagai seorang ibu. Jangan sampai kita menjadikan keluarga sebagai alasan untuk berhenti bertumbuh.

Jangan pernah kita melakukan excuse karena alasan keluarga. Menyalahkan anak dan suami, sebab merekalah “penghalang” utama kita bisa belajar. Percayalah, di manapun dan bagaimanapun caranya kita tetap bisa belajar asalkan kita punya kemauan untuk terus mengembangkan diri.

Sudah banyak contoh ibu yang kesehariannya berjibaku dengan urusan anak dan rumah tangga, namun di saat yang sama mereka mampu menginspirasi jutaan ibu-ibu lain dalam bidang-bidang yang mereka pelajari.

Intinya, jangan pernah berpuas diri lalu stuck dengan status “ibu” yang kini kita sandang. Kita juga perlu bertumbuh supaya mampu menjalankan peran-peran yang kita emban dengan lebih baik lagi. Dengan begitu, niscaya pekerjaan sebagai seorang ibu akan menjadi pekerjaan paling menyenangkan yang pernah kita jalankan.

Baca juga: Progam Jebol Digencarkan Wali Kota Banjar untuk Mengajak Masyarakat Vaksin

Baca juga: Bendungan Slinga Purbalingga, Taman dan Wisata Air di Purbalingga


Editor: Ajeng
    Bagikan  

Berita Terkait